Rabu, 21 November 2018

Kisah Seorang Perempuan yang Mengubah Dunia Bagian 5

Setelah rapat untuk mendiskusikan organisasi, Deva memerintah 4 orang dari anggota Residen untuk memberikan lembaran kertas yang berisi tentang pendaftaran pengurus dan anggota organisasi. Setelah selembaran kertas di berikan kepada mahasiswa, saat di hitung ternyata peserta calon anggota dan pengurus sangat sedikit, bahkan tidak mencapai 50 orang yang diharapkan. Semua Residen mencari akal untuk menambah anggota di organisasi, tapi Residen belum dapat solusi untuk memcahkan permasalahan ini. Semua persyaratan membuat organisasi telah terpenuhi, tapi hanya satu yang persyaratan organisasi yakni mengumpulkan anggota minimal 50 orang.



Tiba - tiba Garit mendapatkan ide. "Begini, bagaimana kita adakan kompetisi tantangan kepada mahasiswa, kelompok dari mahasiswa adalah satu ruangan, bagi pemenang akan mendapatkan hadiah yakni memasuki organisasi dengan begitu kita akan mendapat anggota." Semuanya setuju, karena tidak ada pilihan lain. Setelah persiapan lomba selesai selama 5 hari, lomba pun dimulai selama 3 hari. 3 hari kemudian, mereka akhirnya mendapatkan kelompok pemenang juara 3 - 1. Jadi, kelompok juara 3 - 1 akan masuk organisasi.

Deva akhirnya merasa tenang, karena organisasinya akan mencapai tahap pertama rencananya. Sekarang adalah tugasnya Garit dan Rizki yakni mencari seseorang dari kemiliteran elit untuk dapat melatih anggotanya. Garit dan Rizki pun langsung menuju markas besar tentara untuk melakukan perizinan untuk melatih anggota organisasinya. Setelah mendiskusikan perizinan ini, Garit dan Rizki pun mendapatkan surat keterangan perizinan beberapa tentara elit untuk melatih anggotanya. Dengan syarat harus mentaati aturan dan kebijakan yang berlaku. Setelah mendapatkan izin, rencana ini akan hanya menunggu waktu.

Setiap anggota mengikuti wajib militer, juga para pengurus Residen mengikuti pelajaran teori dan praktik tentang strategi. Pelatihan ini dilakukan hanya selama 7 bulan, disebabkan kebijakan militer. Setelah 7 bulan berlalu pelatihan ini pun selesai, Garit di tunjuk oleh Deva sebagai Wakil Kepala organisasi, dan Rizki ditunjuk sebagai Kepala Keamanan. Mereka semua bertekad untuk mengubah dunia dengan organisasi kecil itu.

6 Juli 2028, terdapat negara yang berada di tengah beberapa negara menyatakan perang terhadap negara tetangganya, dan ternyata negara lain ikut terlibat dalam permasalahan ini salah satunya negara yang menjadi tempat tinggal Deva. Pemerintah negara mengirim relawan tentara yang ingin membuat perdamaian diantara kedua negara tersebut. Setelah berita itu menyebar dimana - mana. Tiba - tiba terdapat sebuah video yang menayangkan tentang negara itu untuk melawan seluruh negara dengan di temani oleh 4 negara yang menjadi fraksinya.

"Berarti, negara kita akan di serang juga !?" Tanya Garit dengan terkejut. "Iya, pemerintah kita ingin mengirim pasukan relawan yang ingin mengikuti perang tersebut, juga pemerintah mewajibkan organisasi kita mengikuti peperangan itu" jawab Deva. "Itu sangat beresiko untuk anggota organisasi ! anggota kita tidak mempunyai pengalaman perang !" Kata Garit. "Ya memang beresiko juga anggota kita tidak mempunyai pengalaman perang, lagipula organisasi ini saya bangun hanya untuk situasi seperti ini dan mendesak." Jawab Deva.

Setelah Deva dan Garit berdebat, akhirnya Garit diberikan tugas untuk memimpin battalion yang telah dibuat setelah wajib militer. Deva, Rizki, dan Pengurus Organisasi membuat strategi untuk melakukan perhentian peperangan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar